Hargai dan Hormati!

Pada suatu hari di sebuah kota kecil di Jepang, datanglah seorang ibu berpakaian sederhana ke sebuah toko kue mewah di kota itu… Dia datang untuk membeli kue manju (kue yang terbuat dari kacang hijau berisi selai).

Pelayan pelayan toko itu sangat terkejut melihat ibu itu karena pakaiannya yang sangat sederhana menunjukkan bahwa dia orang miskin. Sementara toko itu adalah tempat berbelanja orang-orang kaya. Karena itu seorang pelayan dengan terburu buru membungkus kue yang dipesan Ibu itu, dengan maksud supaya si Ibu bisa segera meninggalkan toko.

Tapi belum sempat dia menyerahkan kue itu, sang pemilik toko berkata : “Tunggu, biarkan saya yang menyerahkannya”

Pemilik toko itu kemudian menyerahkan bungkusan kue kepada si Ibu. Pemilik toko itu membungkuk hormat, :“Terima kasih atas kunjungan ibu”

Setelah si ibu berlalu, pemilik toko itu berbalik dan menghampiri pelayan-pelayan tokonya yang kebingungan. Karena dia memang sudah hampir tidak pernah lagi melayani pelanggan sendiri.
“Saya harus melayaninya sendiri” katanya, “Ibu tadi adalah seorang pembeli istimewa…”

Pelayan-pelayan toko itu masih saling bertatapan kebingungan tapi tak ada seorangpun yang berani bertanya.

pemilik toko itu berkata:
“Selama ini yang membeli kue di toko kita adalah orang-orang kaya. Mereka bisa membeli berapa saja dan kapan saja, sekalipun harga kue di toko kita agak mahal.

Tapi ibu tadi pasti harus mengorbankan sebagian penghasilannya yang tidak seberapa untuk bisa menikmati kue manju dari toko kita…Karena itulah dia harus dilayani dengan hormat !”

Sahabatku,
Sering kali kita lebih menghargai dan menghormati orang orang kaya, yang punya jabatan tinggi dan lain sebagainya.
Namun pernahkah kita mulai mencoba menghormati orang orang yang miskin, bawahan kita atau orang yang lebih rendah derajat sosialnya dari kita.

Mari mulai saat ini untuk saling menghargai dan menghormati suku bangsa, kaya miskin, besar kecil, tua muda

Orang yang terhormat adalah orang yang senantiasa menyadari bahwa orang lain adalah sama seperti dirinya membutuhkan penghargaan dan penghormatan dan selalu belajar untuk lebih menghormati orang lain daripada dirinya sendiri.

Ingat! anak kecil sekalipun senang dan suka dihargai!

Tuhan memberkati kita.