“PEMENANG VS PECUNDANG”.

“PEMENANG VS PECUNDANG”.
JADILAH PEMENANG, BUKAN PECUNDANG.PEMENANG tidak mencari alasan. PECUNDANG berkedok di balik alasan

PEMENANG tidak menyalahkan sikon. PECUNDANG berkelit di balik sikon.

PEMENANG tidak menghindari masalah. PECUNDANG bersembunyi di balik masalah.

PEMENANG tidak peduli kesulitan. PECUNDANG fokus pada kesulitan.

PEMENANG melihat kesempatan. PECUNDANG melihat kesempitan.

PEMENANG memanfaatkan waktu. PECUNDANG menghamburkan waktu.

PEMENANG menerima kritikan. PECUNDANG menolak kritikan.

PEMENANG tidak menunda. PECUNDANG suka menunda.

PEMENANG tidak menyerah. PECUNDANG gampang menyerah.

PEMENANG tidak mengeluh. PECUNDANG selalu mengeluh.

PEMENANG berpikir bisa. PECUNDANG berpikir biasa.

PEMENANG berjiwa besar. PECUNDANG berjiwa kerdil.

PEMENANG bersikap optimis. PECUNDANG bersikap pesimis.

PEMENANG berjuang setiap saat. PECUNDANG hanya berjuang sesaat.

PEMENANG memberikan bukti. PECUNDANG mengumbar janji.

PEMENANG langsung beraksi. PECUNDANG hanya bereaksi.

PEMENANG menerima kekalahan. PECUNDANG menolak kekalahan.

PEMENANG belajar dari pengalaman. PECUNDANG keluar dari pengamalan.

PEMENANG senantiasa sabar menahan diri. PECUNDANG berangasan menghambur diri.

PEMENANG menghindari dendam dan iri. PECUNDANG menyimpan dendam dan iri.

PEMENANG melayani dengan kasih. PECUNDANG berhenti dalam kisah.

PEMENANG bertindak menurut dalil. PECUNDANG bertindak menurut dalih.

PEMENANG menguntungkan orang. PECUNDANG merugikan orang.

PEMENANG tidak selamanya menang. PECUNDANG selamanya mau menang sendiri.

Jadilah PEMENANG, bukan PECUNDANG. Hanya PEMENANG yang akan dikenang, bukan PECUNDANG. Hanya PEMENANG yang akan dihargai, bukan PECUNDANG. Karena kita sesungguhnya adalah PEMENANG, bukan PECUNDANG.

Salam Sukses, Sehat dan Sejahtera

Tuhan memberkati.