Allah Tidak akan Gagal

“Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaanNya dalam Kristus Yesus” (Filipi 4:19)

Segala sesuatu tampak suram bagi anak-anak di rumah yatim piatu George Muller di Ashley Downs, Inggris. Pada waktunya untuk makan pagi, ternyata tidak ada makanan.

Seorang anak perempuan yang ayahnya adalah sahabat Muller sedang mengunjungi rumah itu. Muller memegang tangannya dan berkata, “Mari kesini dan melihat apa yang akan dilakukan oleh Bapa kita.”

Di ruang makan, meja-meja panjang diatur dengan piring-piring dan gelas-gelas yang kosong. Bukan saja tidak ada makanan di dapur, tetapi bahkan tidak ada sepeser pun uang di kas rumah yatim piatu itu.

Muller berdoa, “Bapa, kami berterima kasih atas apa yang akan Bapa berikan pada kami untuk di makan.”

Tiba-tiba, mereka mendengar ketukan di pintu. Ketika mereka membukanya, berdirilah seorang tukang roti. “Bapak Muller,” katanya. “Saya tidak dapat tidur tadi malam. Saya merasa Bapak tidak mempunyai makanan untuk makan pagi. Jadi saya bangun pukul 2 pagi untuk membakar roti. Terimalah.” Muller berterima kasih padanya dan memuji Tuhan.

Segera terdengar ketukan kedua. Ternyata seorang tukang susu. Keretanya patah di depan rumah yatim piatu. Dia berkata ingin memberikan susu itu pada anak-anak supaya dia dapat mengosongkan kereta dan memperbaikinya.

Mengapa George Muller dapat berdoa dengan keyakinan seperti itu? Karena dia telah berulang kali melihat pemeliharaan Tuhan pada anak-anak itu sebelumnya. C.H. Spurgeon pernah berkata, “Janganlah membayangkan bahwa Ia yang telah menolong kita dalam 6 masalah akan meninggalkan kita pada masalah yang ke 7.”

Ketika kita melihat ke belakang dan melihat bagaimana Tuhan memelihara kita, iman kita dikuatkan. Ia yang dapat menyediakan makan pagi bagi anak-anak yatim piatu tidak akan mengecewakan iman kita kepadaNya.

Allah tidak pernah gagal dalam hal apa pun juga. Jika Anda selalu bersama dengan Allah, maka Anda pun selamanya tidak akan pernah gagal!