Lompatan si Belalang

Seekor belalang telah lama terkurung dalam sebuah kotak. Suatu hari dia berhasil keluar dari kotak yang mengurungnya. Dengan gembira dia melompat-lompat menikmati kebebasannya.

Kemudian, dia bertemu dengan belalang lain. Dia keheranan melihat belalang lain yang bisa melompat lebih tinggi dan lebih jauh darinya. Karena penasaran, dihampirilah belalang itu, dan bertanya padanya, “Mengapa kau bisa melompat lebih tinggi dan lebih jauh, padahal kita sama-sama belalang?”

Belalang yang ditanya pun menjawabnya, “Di manakah kau selama ini tinggal? Karena semua belalang yang hidup di alam bebas pasti bisa melakukan seperti yang aku lakukan.”Saat itulah belalang yang bertanya tersadar bahwa selama ini kotak itulah yang selama ini membuat lompatannya tidak sejauh dan setinggi belalang lain yang hidup di alam bebas.
Sahabatku,
Kehidupan kita sering kali merefleksikan kisah belalang ini. Betapa kita gemar membiarkan hal-hal negatif (seperti trauma masa lalu, kegagalan, hinaan, ejekan, dll),membuat kita “terkurung” dalam kotak yang membatasi semua potensi kita. Akibatnya, KEKUATAN TERBAIK kita tidak pernah muncul dan perlahan tapi pasti terlupakan.Sadari bahwa kehidupan kita akan lebih baik kalau hidup ini dijalani dengan “cara hidup” pilihan kita sendiri. Bukannya cara hidup seperti yang dipilihkan orang lain untuk diri kita! Ingat, perkara biasa bila kita tidak dipercaya/diejek orang lain, tapi menjadi binasa jika kita tidak percaya pada diri sendiri dan bahkan merendahkan diri hingga menjadi pribadi yang terpuruk.
Terkadang kita sebagai manusia tanpa sadar pernah juga mengalami hal yang sama dengan belalang. Lingkungan yang buruk, hinaan, trauma masa lalu, kegagalan yang beruntun, perkataan teman atau pendapat tetangga, seolah membuat kita terkurung dalam kotak semu yang membatasi semua kelebihan kita. Lebih sering kita mempercayai mentah-mentah apapun yang mereka voniskan kepada kita tanpa pernah berpikir benarkah diri kita separah itu. Bahkan lebih buruk lagi, kita lebih memilih untuk mempercayai mereka daripada mempercayai diri sendiri.

Tidakkah Anda pernah mempertanyakan kepada nurani bahwa Anda bisa ‘melompat lebih tinggi dan lebih jauh kalau Anda mau menyingkirkan ‘kotak’ itu? Tidakkah Anda ingin membebaskan diri agar Anda bisa mencapai sesuatu yang selama ini Anda anggap di luar batas kemampuan Anda?

Beruntung sebagai manusia kita dibekali Tuhan kemampuan untuk berjuang, tidak hanya menyerah begitu saja pada apa yang kita alami. Karena itu teman, teruslah berusaha mencapai apapun yang ingin Anda capai. Memang sakit, memang lelah, tapi bila Anda sudah sampai di puncak, semua pengorbanan itu pasti akan terbayar.

Kehidupan Anda akan lebih baik kalau Anda hidup dengan cara hidup pilihan Anda. Bukan cara hidup seperti yang orang lain pilihkan untuk Anda.

Tuhan memberkati kita.