Kemuliaan Hidup Ikan Salmon

“Jangan lupakan darimana dirimu berasal, karena untuk itulah tujuan hidupmu, untuk kembali kepada Tuhanmu… ” Mungkin itulah petuah mereka seandainya diberi kemampuan untuk berbicara. Siapa mereka? mereka adalah Ikan Salmon. Kita bisa banyak belajar dari kegigihan mereka dalam menunaikan apa yang telah menjadi tugas hidupnya.

Perjalanan Panjang Penuh Ujian
Ikan Salmon adalah ikan spesies yang bermigrasi untuk berkembang biak. Ikan ini lahir di perairan air tawar (sungai), mereka bermigrasi ke lautan, lalu 4-5 tahun kembali lagi ke air tawar untuk berproduksi. Ikan Salmon selalu kembali ke tempat yang sama di mana ia dilahirkan untuk berkembang biak. Penelitian menyebut demikian, namun alasan mengapa hal itu terjadi dan bagaimana salmon dapat menyimpan memori tersebut masih misteri sampai sekarang.Salmon sebenarnya adalah ikan penjelajah samudra, ia bisa ditemukan di Pasifik dan Atlantik. Sekalipun besar di lautan, ia bertelur di air tawar. Saat tiba masa untuk bertelur, Salmon dengan instingnya, berangkat dari samudra menuju hulu sungai, di saat inilah merupakan momen yang paling dramatis dalam siklus hidupnya karena resiko kematian saat berada di sungai lebih besar dibandingkan saat ia berada di samudra.Salmon harus bersusah payah menerjang melawan derasnya arus sungai, terkadang harus melompati tempat yang lebih tinggi. Tak hanya itu saja, Salmon harus menghadapi predator-predator seperti beruang, elang dan manusia yang menangkapnya secara besar-besaran untuk meraup keuntungan. Begitulah beratnya perjalanan yang harus dihadapi Salmon selama berada di sungai. Namun apapun rintangannya, hidup atau mati, Salmon tetap berjuang mencapai tujuan untuk menaruh telur-telurnya. Apa yang dilakukannya tak lebih hanya untuk kembali ke tempat asal ia dibesarkan kemudian ia bertelur di sana.

Kemuliaan Di Akhir Perjalanan Hidup
Apa yang dilakukan Salmon tersebut bukanlah puncak kehidupannya melainkan masuk ke tahap terakhir siklus hidupnya. Tidak ada Salmon yang hidup atau kembali ke laut. Sesampainya ditujuan salmon betina mengepakkan ekornya untuk mebuat ruang baginya disela-sela kerikil untuk menaruh telur. Uniknya, beberapa hari kemudian ikan-ikan ini akan mati setelah bertelur, setelah menunaikan semua tugasnya.

Inilah sebuah gambaran hidup yang menakjubkan dan penuh sifat ksatria pada ikan Salmon. Kemuliaan hidup mereka ada pada kegigihan mereka dalam menunaikan atau menyelesaikan apa yang menjadi tugasnya yang telah diamanahkan Tuhan kepada mereka, di situlah letak kemuliaannya.

Sahabatku,

Kematian pasti akan terjadi pada kita. Nilai sebuah kehidupan terletak pada bagaimana kita menjadikan kehidupan itu penuh dengan kemuliaan, hingga di saat akhir hidup kita bisa mati dengan bangga karena telah menunaikan apa yang telah Allah perintahkan kepada kita.

Berbanggalah orang-orang yang selama hidupnya dipenuhi dengan kebaikan, selalu bersabar menghadapi ujian hidup, dan tak pernah menyerah untuk bangkit dari keterpurukan. Orang-orang itulah yang sebenar-benarnya berjiwa ksatria yang dipandang mulia di hadapan Tuhan.